BERITA

Sinergi Pertagas Niaga – Pertamina Lubricants– Patra Logistik untuk Suplai CNG

  • Kamis, 26 September 2019

Jakarta – Sinergi antar perusahaan afiliasi PT Pertamina (Persero) dilakukan oleh tiga perusahaan sekaligus yakni PT Pertagas Niaga (PTGN), PT Pertamina Lubricants (PTPL) dan PT Patra Logistik (Patlog) dalam kegiatan suplai Compressed Natural Gas (CNG) untuk kebutuhan PTPL Production Unit Jakarta (PUJ) . Kamis (26/09), President Director PTGN, Linda Sunarti, Direktur Operasi PTPL, Muhammad Irfan serta Direktur Utama Patlog, Bimo Wicaksono melakukan pengalirangas CNG perdana di lokasi PTPL Production Unit Jakarta.

PTGN mensuplai CNG untuk menghidupkan mesin boiler PTPL Production Unit Jakarta sebanyak 80.000m3/bulan. CNG tersebut diperoleh dari Mother Station SPBG Cibubur yang diantarkan oleh armada milik Patra Logistik. “Dengan peralihan bahan bakar ke CNG ini PTPL PUJ bisa melakukan efisiensi hingga Rp 2 M per tahun. Harapannya ini bisa diikuti oleh production unit di lokasi lainnya,” terang Irfan dalam sambutannya. Menanggapi hal tersebut, PTGN berkomitmen untuk bisa meluaskan suplai CNG bagi PTPL. “Ke depan kita menjajaki upaya mensuplai CNG untuk Production Unit PTPL di wilayah Batakan dan Cilacap. Ketika pipa Gresik Semarang beroperasi tahun depan, CNG bisa diperoleh dari SPBG di Jawa Tengah sehingga jaraknya lebih dekat,” jelas Linda. Terkait dengan kelanjutan sinergi antara PTPL dan PTGN, Patra Logistik menyatakan siap untuk mendukung kegiatan pengantaran CNG hingga ke konsumen. “Keterlibatan Patlog dalam skema bisnis ini adalah menjembatani antara suplai PTGN dan demand PTPL dan semoga sinergi ini terus berlanjut,” ungkap Bimo.

Sebelum di Production Unit Jakarta, PTPL telah menggunakan suplai CNG dari PTGN di Gresik, Jawa Timur. Pemanfaatan CNG ini terbukti dapat memberikan efisiensi biaya untuk bahan bakar jika dibandingkan dengan bahan bakar sebelumnya. Hal ini kemudian mendorong PTPL untuk melanjutkan kerjasama di lokasi lainnya. Sinergi antara perusahaan  afiliasi Pertamina merupakan salah satu cara untuk mewujudkan kampanye Pertamina First. Diharapkan sinergi internal Pertamina menghasilkan peningkatan transaksi dari 1,93 M USD pada tahun lalu menjadi 2,28 M USD di 2019.