BERITA

Ringankan Dampak Covid 19, Pertagas Niaga Bagikan Bantuan di Penajam Paser Utara

  • Jumat, 20 November 2020

Penajam Paser Utara – Pandemi COVID-19 sangat berdampak bagi berbagai kalangan terutama masyarakat kurang mampu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Kamis-Jumat (19-20/11), PT Pertagas Niaga (PTGN) selaku bagian dari Sub Holding Gas PT Pertamina (Persero) yang ditunjuk untuk mengelola jaringan gas kota di Penajam Paser Utara membagikan bantuan untuk masyarakat yang ekonominya terdampak Covid 19 untuk meringankan beban mereka. Seratus paket bahan pokok, hand sanitizer dan masker dibagikan dengan tetap memperhatikan pelaksanaan Protokol Kesehatan. Pembagian bantuan ini merupakan bantuan kelima yang diserahkan PTGN setelah sebelumnya penyaluran paket bahan pokok telah dilakukan di Kota Cilegon Banten, Kabupaten Musi Rawas, Muara Enim Sumatera Selatan dan Kabupaten Sengkang, Sulawesi Selatan.

Pemberian bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan dampak ekonomi yang dirasakan warga serta merupakan bentuk solidaritas dan kontribusi Pertagas Niaga untuk membantu Pemerintah maupun masyarakat. Dengan masih tingginya angka penyebaran Covid-19, Pertagas Niaga dengan aktif terus mengingatkan masyarakat sekitar untuk selalu disiplin mematuhi Protokol Kesehatan guna memutus rantai penyebaran. “Untuk meringankan beban ekonomi dampak Covid-19 perlu ada kolaborasi dari berbagai pihak. PTGN merasa memiliki tanggung jawab sosial untuk memberi bantuan dan semoga bermanfaat,” ujar Manager Stakeholders Relation PTGN, Ratna Dumila dalam keterangan pers tertulisnya.

Hingga saat ini di Penajam Paser Utara telah terpasang 9.322 Sambungan Rumah tangga (SR) jaringan gas yang dibangun oleh Kementerian ESDM. Selama masa pandemi Covid-19, kegiatan operasi untuk penyaluran gas kota tetap berjalan normal dengan memperhatikan Protokol Covid-19 untuk tetap dapat memenuhi kebutuhan pelanggan jaringan gas kota. Hal ini agar masyarakat tetap dapat mengakses energi gas sebagai energi yang mudah, murah, aman dan menguntungkan masyarakat.